TerbaruTerbaru

 

 

Pengertian Technopark

   Program Technopark di SMK dicanangkan sebagai pusat dari beberapa Teaching Factory di SMK yang menghubungkan dunia pendidikan (SMK) dengan dunia industri dan instansi yang relevan untuk diajak bekerja sama. Dalam RPJMN 2015-2019, telah ditargetkan 200 SMK mengikuti program pembelajaran kewirausahaan dan teaching factory. Produk-produk dari teaching factory yang dikompilasi di technopark masih perlu dikembangkan baik dari aspek teknologi, kemasan, maupun pemasarannya. Oleh karena itu diperlukan pengembangan konsep technopark dengan landasan pemikiran:

  1. Pelaksanaan Teaching Factory pada beberapa SMK sebagai model pembelajaran yang menghasilkan produk (barang dan atau jasa).
  2. Diperlukan adanya “pusat pemasaran” dan pengembangan produk kreatif-inovatif Teaching Factory.
  3. Program Technopark di SMK dicanangkan sebagai pusat dari beberapa Teaching Factory di SMK (“hub”) yang menghubungkan dunia pendidikan (SMK) dengan dunia industri dan instansi yang relevan untuk bekerja sama dengan Teaching Factory di SMK

   echnopark SMK sebagai wadah untuk menghubungkan Teaching Factory di SMK

    Tujuan Technopark

  1. Sebagai penopang potensi ekonomi lokal sesuai dengan kebutuhan industri;
  2. Sebagai “Think-thank” pengembangan produk dan jasa SMK yang sesuai dengan kebutuhan industri dan potensi lokal khususnya, maupun global pada umumnya;
  3. Sebagai “One-Stop-Solution” untuk kebutuhan industri akan SDM maupun inovasi dalam bidang produk dan jasa;
  4. Sebagai “koordinator” dari beberapa TF SMK, sehingga memudahkan industri untuk menjangkau SMK dengan TF-nya, maupun sebaliknya;
  5. Menjadi pusat pelatihan bagi SMK untuk pengembangan TF;
  6. ebagai “etalase” unjuk kemampuan SMK yang dibuktikan dengan hasil produk dan jasa;
  7. Memfasilitasi incubator bisnis (“entrepreneurship”) bekerja sama dengan instansi lain (SMK, masyarakat, perguruan tinggi, industri, pemerintah) untuk mengembangkan potensi yang sesuai dengan kebutuhan daerah dan sekitarnya.

  Model Triple Helix pengembangan technopark di SMK

 Hasil Yang Diharapkan dari Pengembangan Technopark di SMK Negeri 3 Tanjungpinang

  1. Adanya kesesuaian dan keselarasan antara kompetesi yang diajarkan di SMK dengan kompetensi yang dibutuhkan dunia usaha/Dunia industri (Du/Di);
  2. Terjalinnya hubungan kerjasama dengan Dunia Usaha/Dunia Industri (Du/Di);
  3. Kemampuan siswa secara bertahap meningkat untuk menghasilkan suatu produk barang/jasa sesuai dengan standar pasar;
  4. Terbentuknya pusat pelatihan bagi SMK lain untuk mengembangkan Teaching Factory;
  5. Technopark sebagai “etalase” kemampuan siswa SMK yang hasil produk dan jasanya diakui bagus oleh dunia usaha/dunia industri;
  6. Menciptakan pusat enterpreneurship untuk mengembangkan potensi yang sesuai dengan kebutuhan daerah dan sekitarnya;
  7. Technopark sebagai pusat pengembangan produk dan jasa SMK yang sesuai dengan kebutuhan industri dan potensi lokal khususnya dan global pada umumnya.

 

SMK Negeri 3 Tanjungpinang designed by smkn3tpi.sch.id